Jangan Putus Sekolah! Ini Asuransi Pendidikan Bagi Anak

Asuransi pendidikan bagi anak dapat direncanakan sedari awal ketika anak tersebut lahir atau bahkan saat masih dalam kandungan. Hal ini berguna dalam menyiapkan masa depan sang anak kelak hingga sebagai proteksi apabila terdapat hal-hal tidak diinginkan yang di luar kendali.

Dikatakan sebagai proteksi karena memang kehidupan berjalan secara dinamis. Misalnya apabila suatu saat orang tua sudah tidak bisa mencari nafkah seperti sedia kala. Dana untuk sekolah dalam bentuk asuransi bisa dicairkan untuk membayar biaya sekolah.

Sebagai contoh sejak masa pandemi melanda situasi ekonomi menjadi sulit, akhirnya banyak anak terpaksa putus sekolah. Hal ini dibenarkan oleh kemendikbud bahwa angka putus sekolah semenjak pandemi hingga Januari 2022 meningkat 10 kali lipat dari tahun 2019.

Memutuskan untuk memiliki asuransi pendidikan bagi anak seakan orang tua memiliki cicilan dalam hal pembayaran preminya. Namun ini akan membantu ketika nantinya anak hendak memasuki bangku sekolah di tengah biaya sekolah yang kemungkinan bisa naik kapan saja.

Tips Dalam Memilih Asuransi Pendidikan Bagi Anak

Pendidikan termasuk pada hal penting dan krusial bagi kehidupan. Berguna dalam mencegah kejadian anak terancam putus sekolah atau mengantisipasi naiknya biaya sekolah agar tidak terlalu memberatkan orang tua. Berikut ini tips memilih asuransi yang harus orang tua ketahui:

1. Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Saat ini sudah banyak perusahaan yang menyediakan jasa layanan terkait baik asuransi pendidikan bagi anak maupun jenis lainnya. Ada baiknya sebelum memilih dapat riset terlebih dahulu seperti terkait dengan cara klaim, biaya premi, jangka waktu dan sebagainya.

Baca Juga :   Kesalahan Memilih Perusahaan Asuransi yang Berakibat Fatal

2. Menyesuaikan Dengan Kebutuhan

Kebutuhan setiap orang tua pada dasarnya berbeda, dalam hal memilih jenis asuransi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak nantinya. Kebutuhan dalam hal ini bisa berupa target masa pendidikan serta dana yang untuk kegiatan non formal di luar sekolah.

3. Menyesuaikan Budget

Dalam artian para orang tua harus menyesuaikan jenis asuransi pendidikan bagi anak terpilih dengan pendapatan yang mereka hasilkan. Kelola dengan baik pendapatan tersebut agar selain bisa menyisihkan bagi dana pendidikan, juga untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.

 4. Ketahui Mengenai Benefit yang Ditawarkan

Ini juga merupakan poin penting dalam memilih jenis juga perusahaan penyedia jasa tersebut. Benefit dapat berupa reward atau fasilitas pemberian proteksi kesehatan. Perolehan benefit sebagai penyelaras antara premi telah dibayarkan dengan reward lainnya.

5. Memahami Terkait Cara Klaim

Perusahaan penyedia jasa layanan tersebut menyediakan cara klaim yang berbeda satu sama lainnya. Bagi Anda yang hendak menyiapkan asuransi pendidikan bagi anak dapat mempelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memilih jenis serta perusahaan asuransi.

Cara Mengklaim Asuransi Pendidikan

Asuransi tersebut dapat dicairkan dengan ketentuan tertentu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak perjanjian. Meskipun terdapat perbedaan dalam hal cara klaimnya, namun umumnya para orang tua harus mengetahui seputar cara klaim seperti di bawah ini:

1. Terlebih Dahulu Menghubungi Perusahaan Asuransi

Hal pertama harus dilakukan ialah menghubungi agen atau perusahaan guna mengetahui lebih lanjut mengenai dokumen yang diperlukan. Namun secara lebih jelasnya, Anda bisa membuat appointment terlebih dahulu untuk memudahkan berkonsultasi secara langsung.

2. Menyiapkan Dokumen Pendukung

Tahapan selanjutnya untuk klaim asuransi pendidikan bagi anak, ialah menyiapkan dokumen berupa kartu identitas orang tua atau wali, polis, kuitansi pembayaran premi terakhir dan sebagainya. Kelengkapan dokumen diperiksa untuk selanjutnya diproses agar bisa dicairkan.

Baca Juga :   Tips Memilih Asuransi Jiwa Dan rekomendasi Perusahaan Terbaik

3. Tahapan Pencairan

Dokumen tersebut diproses dalam beberapa waktu, tergantung pada jenis asuransi yang dipilih. Anda hanya tinggal menunggu dana tersebut cair dan pembayaran dilakukan secara cash atau dipindah bukukan.

Pendidikan sebagai aset dalam menyempurnakan tumbuh kembangnya. Sudah seyogianya para orang tua memberikan hal terbaik untuk masa depan anak. Salah satunya dengan menyiapkan asuransi pendidikan bagi anak sedari ia kecil.